Bab 41

2035 Kata

Meri tak percaya, saat ia lihat di dalam mobil hanya ada borgol yang sudah terbuka juga ikat kepala yang ada serta pintu mobil yang berada di hadapannya dan depan terbuka lebar. Pria itu masih merasa senang sekali dan berkhayal ria mendapatkan uang setelah ini. Meri mendekati borgol yang sudah terbuka serta kain yang terikat dibuat ikat kepala itu. Ia lalu memeriksa bagian belakang dan depan mobil, hasilnya juga nihil. Riza tak terlihat. Meri meraih borgol itu lalu menghempaskannya kesal berkali-kali dan berbalik. "Mana Riza? Nggak ada!" ucap Meri kesal sembari menunjuk ke arah mobil. Pria itu yang tadinya tersenyum lebar kini merubah senyumnya menjadi raut wajah yang terkaget, dia ternganga memandangi wajah Meri yang terlihat sangat marah padanya. "Apa Bu?!" "Nggak ada?" "NGGAK AD

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN