Farid ternganga heran. Karu menatapnya heran lalu menunduk melirik Riza. Betapa tak menyangkanya Riza, dia terus membelalakkan matanya ke arah Mounara dan Candra. "Huhh," Candra menarik nafasnya berat lalu tersenyum menengok Mounara. "Aku udah pernah bilang kan sama kamu?" Mounara hanya terbelalak mulai berkaca-kaca. Bobby terus melotot kesal sungguh tak percaya matanya juga berkaca-kaca tak tahan membendung air matanya. "Semua keputusan, ada di tangan kamu, jadi apapun itu... Aku akan terima," jawab Candra sangat lapang d**a meski sakit sekali. "Gak gak gak gak gak enggak, AKU NGGAK BISA TERIMA INI SEMUA!" teriak Bobby sangat geram seraya tak sadar menitikkan air matanya menunjuk ke bawah marah lalu menengok ke arah Mounara. Candra menengok ke arah adiknya sedih. "ENGGA BISA KA!" g

