Bab 70

2006 Kata

Mounara terdiam. Ia lalu mengambil sebuah jam pasir di dalam kantong blazernya. Ia taruh jam pasir itu ke tangan Riza. "Gue sadar Za, gue gak akan bisa buat ngehentiin waktu. Buat terus deket-deketan sama lo, tapi perlu lo tau. Perasaan yang gua rasain buat lo, itu gak akan pernah pudar. Sama kaya jam pasir ini, yang gak akan pernah berkesudahan," ucap Mounara memandanginya berkaca-kaca. "Lo mau kan? Simpan jam pasir ini," pinta Mounara. Riza memandangi jam pasir itu. "Aku akan jaga ini baik-baik Tan," jawab Riza. Mounara terdiam kaku memandanginya. "Makasih ya," ucapnya sesak. Riza lalu berbalik sembari membawa jam pasir itu dan mengambil keranjang lagi. Dia melangkah pergi. Mounara hanya memandanginya sedih. Ia lalu juga berbalik mulai melangkah pergi dengan hati yang berat. Riza la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN