"IBU MERI!!!" Riza sangat syok melihat hal itu. Di sungguh tak menyangka meski Meri sangat mengganggu hidupnya. Dia ternganga sesaat sangat terkejut lalu berlari menghampiri Meri yang sudah penuh darah di kepalanya akibat terhempas juga tangannya yang lecet serta belakang badannya. Mobil itu malah kabur sangat laju. Semua orang yang berada di sana menolongnya. "Ibu! Hoo?" Riza menutup mulutnya sungguh tak menyangka. Meri sudah tak sadarkan diri. Dia semakin menangis. Seorang tamu undangannya akhirnya menemuinya dan mendengarkan Meri akan di rujuk ke mana dan langsung mengabarkan ke semua anak buah Meri di Villa. "PAK! BU! TOLONG PAK BAWA BELIAU KE RUMAH SAKIT SEKARANG!" teriak Riza menangis sangat khawatir. Tak berapa lama Ambulans datang. Mereka sedikit kesulitan karena banyak orang

