Bab 105

2051 Kata

Mounara berlari keluar menghampiri warung Shella yang ia buat dulu. Setelah sampai ia tersengal dan terlihat begitu sedih tak menyangka. Ia langsung membelalakkan mata mengerutkan alisnya begitu sedih sambil celingak-celinguk memperhatikan semuanya. Ia memang dari awal datang mengetahuinya. Ia langsung syok dan langsung di ceritakan Riza juga Candra saat ia mulai kembali masuk kantor hari ini. "Siapa, siapa yang sudah ngerusak warung Shella?" tanya Mounara sembari mengatur nafasnya karena tersengal. Ia terlihat begitu sedih dan sekarang termenung karena itu. "Pantas saja Riza nyuruh aku buat istirahat aja buat nyembuhin luka aku dulu dan gak mau aku ganggu belakangan ini, ternyata dia gak mau aku tahu semua ini saat aku dalam keadaan sakit," ucapnya sedih. Akhirnya ia pasrah saja terd

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN