Candra berhasil menjauhkan tabung itu ke depan meski masih sempit. Nmaun, terlihat sekarang Riza tidak ketindihan lagi. Riza terlihat lemas sekarang karena tabung merah berbentuk roket itu berbentuk lumayan besar lebih tinggi dari mereka dan sangat berat. "RIZA!" teriak Candra prihatin padanya. "Kak Candra gak papa?" tanyanya lirih masih bisa saja menahan sakitnya. Dia terlihat lemas terduduk tak berdaya. Candra langsung menangkapnya membantunya. Namun, ternyata kaki Candra juga sakit hingga dia terduduk juga kesakitan. "AWWGH!" jeritnya berteriak langsung memegangi kakinya kesakitan. Riza yang terlihat mulai membaik sudah mengatur nafasnya langsung terbelalak kaget melihat kondisi Candra. "Ya Allah Kak Candra Kakak kenapa!" tanya Riza panik langsung melupakan sakitnya. "RIZAA!" teri

