Bab 107

2174 Kata

Karu langsung terhempas ke tanah sangat keras. Mounara menamparnya begitu sadis. "Ugh," ucap Karu lirih menahan sakitnya. Terlihat sekali ia tak berdaya memejamkan matanya mencoba menahan dirinya agar tak benar-benar tersungkur. Mounara langsung mendekatinya dan menarik blazernya sangat geram. Karu terlihat marah juga padanya mencengkram erat tangan Mounara yang begitu kuat mencengkram menarik paksa ia bangun. Terlihat ujung bibir Karu juga sudah berdarah karena terkena tonjokan Mounara yang kuat. "HU!" "PAK!!" Mounara berteriak geram dan langsung kembali menamparnya tanpa ampun. Mounara terus menggelutinya dan kembali berusaha menarik blazer belakangnya sangat geram sembari terus memukul-mukul telinga serta wajah Karu yang bisa ia lihat. Karu terlihat lumayan kewalahan tapi ia terlih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN