Bab 78

2007 Kata

"Aku, aku yang mengajak Riza buat makan di luar Mah nemenin aku," jawabnya gugup. "Oke, hati-hati di jalan ya," jawab Mukti tersenyum tipis pada anaknya. Ia tau Mounara terlihat ingin sekali keluar makanya ia tak tega melarangnya. Mounara begitu bahagia ia langsung menyalami tangan Mamahnya senang. Riza juga menyalami kembali tangan Mukti. Mukti membalas salamannya meski ia terlihat sinis dengan pemuda itu. Mereka lalu berangkat pergi bersama. "Hmm kenapa Mounara terlihat dekat sama dia? Apa itu adalah orang yang telah membuat Meri dan Angga hancur kemarin serta yang menghancurkan acara pertunangannya Candra dan Mounara?" tanya Mukti mendongak arogan sinis sembari terus memandangi mereka yang sudah keluar pagar dengan mobil. Mukti sepertinya tak menyukai Riza karena itu dan dia terlihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN