Bab 47

2004 Kata

Candra melewati meja Riza. Dia tersenyum ingin menyapa Riza yang sedang asyik bekerja. Namun, dilihatnya handphone Riza tiba-tiba menyala dan bergetar yang ternyata ada telpon masuk. "Emm Za? Riza?" panggilnya mencoba memberitahu. Riza terkekeh lalu membalas sapaan Candra langsung dengan sopan. "Eh? Tuan Candra? Ada apa ya Tuan? Ada yang bisa saya bantu?" tanya Riza sopan. "Haha enggak, aku cuman mau nyapa aja kok. Tuh, handphone kamu kayaknya ada telpon masuk tuh," ucap Candra tersenyum. Riza menengok handphonenya dan sangat tidak percaya bahwa yang menelponnya adalah Mounara. Riza langsung melirik Candra sangat takut. "Kenapa nggak di angkat?" tanya Candra. "Oh, hehe iya baik Tuan terimakasih," balas Riza gugup berpura mengangkat telponnya. "Yah, nggak sempat Tuan. Udah nggak papa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN