Riza terlihat begitu galau sekarang. Di kampus pun dia murung. Sepertinya dia masih teringat saat malam itu. "Bro, lo mau ikut nongkrong ke rumah Rian? Katanya mereka juga bakal turing nanti sore," ajak Saidi mencoba menghibur. Namun, dia hanya tersenyum menanggapinya seakan tak bersemangat. Padahal dia sangat menyukai turing karena Riza memang orang yang suka jalan karena galau, dia merasa tak bersemangat. "Hmm makasih ya Di, kayaknya gak dulu nih soalnya... Badan gue agak gak fit nih," jawab Riza beralasan memegangi tekuknya terlihat tak nyaman. Saidi hanya mencibir. "Emm gak enak badan apa gak enak hati," ledeknya mencandainya. Riza langsung menengakkan kepalanya mengerutkan alis ke Saidi. Saidi hanya menyeringai padanya. "Ya udah kalau lu gak mau gak maksa. Gue duluan ya? Hati-hat

