Bab 8

1244 Kata

Bab 8 “Sebenarnya, kamu jadi berhenti atau tidak?” tanya Megan. “Maksudnya?” Megan membuang mata jengah lalu melihat kedua tangan. Punggungnya sudah bersandar pada jok mobil. “Bukankah kita akan segera menikah? Seharusnya kamu sudah ada rencana untuk berhenti dari pekerjaanmu itu.” “Mana mungkin aku berhenti?” “Jadi kamu tetap akan bekerja di sana?” Megan sudah menyalak. Dia menoleh dengan tatapan tajam. “Kenapa?” Pras diam sejenak seperti menimang sesuatu. Dia pernah merasa ingin sekali meninggalkan rumah itu. Namun, akhir-akhir ini dia justru merasa kalau tidak akan mungkin bisa meninggalkan rumah itu. Ada sesuatu yang tidak bisa Pras tinggal di sana. “Kamu tahu di sana menjadi pekerjaanku kan?” ucap Pras kemudian. “Kalau aku berhenti, memang aku mendapat uang dari mana?” “Hei, j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN