Chapter 51 - Bukti

2125 Kata

Tidak ada kata menyerah dalam kamus kehidupan Irina. Beragam cara akan dia tempuh, terutama untuk menggaet hati lelaki pujaannya. Dia lalu duduk menunggu Darcio di kursi ruang makan, jauh dari Gwyneira yang tengah memainkan boneka-boneka hadiah ulang tahunnya di ruang tamu. “Untuk sekarang aku cuma berani memberikanmu obat pereda nyeri,” kata Darcio usai mengambil botol kecil berisi tablet parasetamol serta kompres air hangat. Diletakkannya obat dan kompres air hangat itu ke atas meja makan. Dia menarik kursi lalu duduk di samping Irina. “Sebaiknya habis ini kamu tetap periksa ke dokter. Jangan dibiarkan apalagi didiagnosa sendiri. Cuma dokter spesialis yang bisa menanganinya,” sarannya. “Dokter spesialis?” tanya Irina kelar meminum obatnya, guna menyempurnakan skenario kebohongannya. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN