Di kediaman mewah pak Hartawan, Vivian sedang berbincang bersama ibu Lusi, baginya amat mudah, meluluhkan hati wanita yang tak lain ialah ibu angkat Bastian tersebut. "Ya kan Tante, apalagi Sasfa tidak ada di sini sekarang, jika aku menjadi menantumu, kita bisa berbincang, bahkan liburan bersama juga." Keduanya nampak akrab, di momen itu, Devi dan Andra melintas di area yang sama. Sontak mata Vivian memicing. "Tante pasti gak cocok ngobrol sama dia. Udah Tante, anggap aja ular itu gak ada. Setelah aku dan Bastian menikah, Tante bisa berbagi apapun bersamaku." Imbuhnya menyindir. Devi tidak suka dengan cara Vivian berbicara, ia yang terbiasa ceplas-ceplos pun memilih menegur secara langsung. "Heh! gak usah sok penting deh! mau sehebat apapun Bastian, dia hanyalah anak tiri. Sedang

