Sesulit apapun masalah yang terjadi, pada akhirnya menjalani takdir dengan iklhas merupakan jalan terbaik. Bu Lusi merapikan tumpukan baju milik pak Hartawan, lelaki yang telah menjadi belahan jiwanya lebih dari 30 tahun. Dulu, mereka memang dijodohkan oleh orang tua masing-masing, namun ia dan suami saling menerima tanpa ada kendala berarti. Mereka bahkan tidak pernah mengalami cek-cok seperti pasangan lain. Kondisi finansial amat berpengaruh, bu Lusi dan suami tidak kekurangan apapun, bisnis mereka semakin jaya usai mereka bersatu di dalam mahligai pernikahan. "Hufftt....." hembusan napasnya berat, sebuah kemeja lengan panjang dengan warnanya memudar tak sengaja lepas dari genggaman. Ia pun berjongkok lalu ia ambil untuk ditata kembali pada deretan rapi di dalam lemari kaca. "Aro

