Bu Lusi geram menghadapi kedekatan yang terjalin antara Sasfa bersama Bastian, ia pun memaksa agar Sasfa berpindah ke kolam belakang, duduk manis sembari menunggui Andra yang sedang berolahraga. Padahal pakaiannya sudah rapi, Sasfa berulang kali melirik arloji warna merah muda di tangan kiri. "Ma, aku ada rapat pukul 9, semua data aku yang pegang. Jika tidak hadir, maka Bastian bisa saja kewalahan," ungkapnya resah. Lusi duduk di sebelahnya menatap dingin. "Biarkan saja! kamu ibu rumah tangga, sudah sewajarnya jika tugasmu dibagi dengan karyawan lain." "Tapi Ma, akhir tahun ini situasi kantor sangat sibuk. Aku ga bisa lepas tangan begini, nanti apa tanggapan para pegawai Ma." Sasfa mencoba menjelaskan, namun bu Lusi terlanjur sakit hati. "Oh iya, jika Andra selamanya tidak bisa s

