Jessica tersenyum, “Iya, Bi. Nggak papa. Emm, Bi Inem, Pak Joko, Pak Sopir, ini Bu Lauren. Teman saya. Dulu, tidak sengaja bertemu di masjid ini. Pak Joko ingat, kan, saat mencari timun suri dan berhenti di sini?” ujarnya, memperkenalkan wanita bernama Lauren itu pada mereka. “Kita akan ke rumah Bu Lauren dulu, sambil istirahat. Setelah itu, baru melanjutkan perjalanan,” imbuh Nindy, walau merasa malas dalam hati, tetapi demi Jessica dia rela. Asalkan tetap waspada saja. Sang sopir Nindy mengangguk paham, tetapi tidak dengan Pak Joko dan Bi inem. Dua manusia yang bernotabene suami istri itu saling melirik sebelum akhirnya menatap Lauren dengan raut tak biasa. “Assalamualaikum, Pak, Bi. Saya Lauren,” ujar Lauren, memperkenalkan diri sembari menangkupkan kedua tangan di d**a. “Non ..

