"Ayang... huuhuu..." Shera menangis sesenggukan di samping ranjang Ale. Suaminya itu sejak semalam belum bangun juga. "Jangan mati Ayang..." Aldev, Alden, Aaro dan Alea terkikik geli melihat kakak ipar mereka yang lebay itu. Bunda mendelik, memperingatkan mereka utuk bersikap sopan kepada sang Kakak Ipar. "Sayang, sudah dong nangisnya." Carmila mendekati sang menantu dan memeluknya. "Tapi Ayang belum bangun, Bunda. Kalau mati gimana? hiks." "Shera, suamimu itu hanya dehidrasi dan kelelahan, tidak akan mati!" Aidan menjawab setengah geli, "makanya lain kali kalau mau ninggalin suami itu dipikir dulu, jangan main pergi seenaknya." Aidan melirik Carmila. Shera berhenti menangis. "Maaf." "Jangan hanya menyalahkan Shera!" Carmila tak terima menantunya dipersalahkan, "Ale pun begitu t***l

