Ale duduk bersila di pinggir kolam renang. Pandangannya menerawang ke seberang kolam, di mana Shera serta Bundanya sedang menata hidangan di meja. Karena hari ini hari libur dan kebetulan cuaca cerah, Bunda Ale ingin mereka semua sarapan di halaman belakang rumah sambil bersantai dan berkumpul bersama. Sang Ayah tentu saja tidak akan menolak kemauan istri tercinta, hingga sejak subuh ia sudah memerintahkan pekerja di rumahnya untuk memasang beberapa tenda payung, supaya pujaan hatinya itu tidak terpapar matahari. Ale segera melepas kaos yang dikenakannya dan melompat masuk ke dalam kolam, begitu melihat sang Ayah berjalan mendekati kolam. Ale menyelam ke dalam, bergabung bersama ketiga adik laki-lakinya. Ia membelalak terkejut dan segera muncul ke permukaan sambil terbatuk-batuk, karena s

