"Kenapa?" Ale terkekeh melihat tingkah istrinya. "Tidak ada," Shera menjawab sambil menunduk. Ia malu sekali mengingat semalam dirinya terus merayu Ale agar memberinya kepuasan. Alhasil sepagian ini, mulai dari bangun tidur, mandi, sampai saat ini mereka duduk berkumpul untuk sarapan bersama seluruh keluarga Blackatone, Shera tak berani menatap wajah Ale. Setiap bertemu pandang, ia buru-buru menunduk atau menoleh ke arah lain. "Shera sayang, kamu kenapa?" Carmila khawatir melihat menantunya itu bersikap tidak biasanya. Dia menjadi lebih pendiam dan tidak menyentuh makanannya sama sekali. "Ehh... tidak apa, Bunda." Shera menjawab gugup. Sekilas ia melirik sang suami yang malah mesam-mesem gak jelas. Semoga dia tidak berusaha melucu dengan membeberkan kejadian semalam. "Ale! Ada apa deng

