Menerima Perjodohan

1665 Kata

Petang seakan siap menggantikan terang yang perlahan memudar, membawa serta suara binatang malam yang kian membisingkan. Cahaya redup rembulan dibantu penerangan jalan, semakin membuat malam di tengah kota terlihat hingar-bingar, memperlihatkan jiwa-jiwa panas yang ingin bebas berkeliaran. Akan tetapi di sini berbeda. Ruangan yang didominasi warna putih ini terasa hampa, hanya diisi suara teriakan suster yang terkadang menggema. Begitu pun tangis para keluarga tatkala sanak saudara terpaksa direlakan. Membawa serta rasa getir yang menusuk atma. Di ruangan yang hampa ini dia hanya bisa melirik jendela, mengamati bagaimana padatnya lalu lalang brangkar berisi pasien yang terus berdatangan. Ziyan mengembuskan napas, dia rindu Annelis. Perkataan Richard siang tadi membuat dia seakan berada j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN