Sepuluh tahun berlalu .... Seorang gadis dengan seragam SMP -nya berlari terburu-buru di pinggir trotoar jalan raya. Dia ingin segera sampai di rumah karena sang papa sedang mengadakan pertemuan dengan keluarga sepupu nya. Gadis itu sangat merindukan kakak sepupunya, dia tidak ingin ketinggalan di hari pertemuan itu. Saat melirik ke arah samping, dia tidak menyadari ada seorang remaja pria dengan sepeda ontelnya berjalan dari arah berlawanan. Sontak keduanya saling bertubrukan membuat sepeda itu terbanting ke aspal. "Astaga, bagaimana bisa kau tidak melihat jalan, Nona! Lihat lah, sepedaku pasti rusak parah karena tindakanmu!" seru remaja pria itu bangkit dan memarahi sang gadis. Sementara gadis yang masih terduduk itu sibuk meringis, menahan luka gores yang membuat siku nya berdarah

