Bab 13: Ini Bukan Kencan!

1175 Kata

Aku melihat Ibu sedang sibuk melayani beberapa pembeli toko kue kami. Nampaknya hari ini toko kami laris manis. Bella juga sudah beberapa kali berjalan mondar-mandir membawa pesanan kue-kue pembeli. Keringat membasahi pelipis Ibu dan Bella. Aku terkekeh. Segera saja aku masuk dan meletakkan tasku di ruang tamu, kemudian, membantu Ibu. "Senang sekali kamu cepat pulang, Van. Ibu sama Bella hampir kewalahan. Hari ini pengunjung membludak. Tumben sekali, ya," kata Ibu senang di sela-sela memberi uang kembalian kepada pembeli. "Iya, Bu. Tumben sekali. Syukurlah. Vania ikut senang. Hahaha." Aku membalas perkataan Ibu sambil menenteng beberapa tas plastik berisikan pesanan pembeli. Terus terang, walau hari semakin sore, toko kue kami tak henti-hentinya sepi pengunjung. Justru semakin banyak.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN