DUA PULUH TIGA.

797 Kata

Mentari sedang berada di kampusnya, dia duduk di taman sambil menunggu kelasnya di mulai. Sudah tiga hari dia tidak pernah melihat Benji lagi, walaupun itu hal yang wajar karena pria itu biasa begitu. Tapi kali ini beda, dia merasa khawatir takut Benji kenapa-napa, setelah mendengar cerita dari ibunya. "Apa aku telpon aja ya..."guman nya. Mentari memutar-mutar handphone nya dengan berpikir. "Oke, aku telpon aja" putus nya dia langsung menghubungi Benji. "Nggak aktif lagi.."ucap nya lesu saat nomor Benji tidak bisa di hubungi. "Apa aku telpon oma aja ya" ujar nya lagi, karena emang dia sempat bertukar nomor dengan omanya Benji waktu itu. Tanpa pikir panjang Mentari langsung menghubungi omanya Benji. "Hallo oma.." sapanya saat telponya di angkat. "Oma apa kabar?" Tanya nya. "Oma ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN