Entah kenapa bisa begitu, tapi aku merasa ada sesuatu yang mengganjal dari sikap Chyntia. Cara dia mengucapkan kata ‘pacar’ dengan nada tertentu, cukup untuk membuatku mengerti, kalau itu adalah suatu pesan yang harus aku tahu. Dan aku menjadi terkejut saat menyadari itu semua. Astaga? Please, jangan bilang kalau Chyntia takut kalau aku akan memikat sepupu sekaligus pacarnya itu …? Adrian yang juga menyadari sikap Chyntia yang agak lebay, mencoba mencairkan suasana. Pria itu tersenyum geli seraya mengacak-acak rambut Chyntia sepenuh sayang. “Astaga, sampai segitunya kamu bikin pengumuman.” “Kalau nggak diumumkan, Kak Ian pasti nggak bakalan mau mengaku. Dan semua orang bisa saja salah paham. Buktinya, apa Adrianna tahu kalau kita nggak cuma sepupuan saja?” Chyntia menatap Adrian dan aku

