Emily POV Aku memandangi Jesse yang masih saja setia dengan ekspresi datarnya sedaritadi. Bel istirahat sudah berbunyi sehingga banyak sekali murid yang datang dan memenuhi kantin. Membuat suasana kantin terasa sesak karena penuh dengan manusia. Suasana ini sebenarnya sama sekali tidak membuatku nyaman. Tapi, entah kenapa Jesse sepertinya tidak ada niatan untuk beranjak dari tempatnya. "Jess, lo kenapa sih?" tanyaku sambil menyeruput jus stroberi yang Jesse belikan. Well, lelaki itu memang marah meski aku tidak tahu sebabnya apa. Tadi, dia masih baik-baik saja, bahkan ia menyuapiku sandwich. Sikapnya masih normal setelah itu, lalu Grey datang ke arah kami, bernyanyi tidak jelas, menatap mataku dan berusaha untuk menggodaku. Lalu setelah itu, Jesse marah. Penyebabnya apa? Astaga, aku ti

