Emily Heather's. Mataku memandangnya dengan lekat sembari menahan napas yang terasa tercekat. Sungguh, aku tidak mau berpikir terlalu keras mengenai hubungan Elizabeth dan Tyler. Sebab, seberapa lama pun aku berpikir, aku tidak menemukan jawabannya. Yang ada, sakit kepalaku bisa-bisa kambuh. "Kenapa? Lo terkejut ngeliat gue di sini?" Tyler tersenyum sinis ke arahku. Kemudian, lelaki itu berdiri dan mendekati sebuah mesin yang kukenali sebagai mesin kopi. Entah bagaimana mesin itu bisa sampai ke gedung tua yang sama sekali tidak layak tinggal ini. Aku menatapinya dengan pandangan datar meskipun sebenarnya batinku berteriak, melonjak dan meronta untuk mengajakku keluar dari ruangan ini. Tyler itu mengerikan. Aku tahu, dia punya rahasia yang terpendam di dalam dirinya. Mungkin Mikael dan

