“Kamu terlihat ngantuk, kemalaman tidur?” tanya Cory kala Shifa menguap saat tiba di kelas. Suasana kelas masih sepi dan dosen biasanya akan datang sedikit telat. Selain itu, kebanyakan mahasiswa juga belum datang karena mereka datang setengah jam dari awal kelas dimulai. Shifa ingin berkata bahwa dia dihabisi sepanjang malam karena saat ini dia lelah, tetapi berhasil menangkap dirinya sendiri sebelum keceplosan. Jawaban sederhana pun akhirnya dikeluarkan oleh Shifa sebagai alasan. “Kemalaman tidur.” Cory menganggukkan kepala tetapi tetap menatap Shifa dengan wajah penasaran. Shifa merasa tidak nyaman bagaimana teman akrabnya itu sekarang melihatnya seperti sedang menginterogasi. “Gak biasanya kamu tidur kemalaman, Shif,” komentar Cory heran. “Ya kebetulan ada urusan ta

