KETAHUAN AGUS II

1007 Kata

Agus menghubungi Bagas, tidak ada jawaban. "Mas sendiri juga ke mana sih, nggak ada jawaban sama sekali!" decaknya. Agus melihat jalan yang dituju Andre menuju rumah. Sepeda motor itu berhenti tepat di depan pagar rumah Bagas. Andre turun dan memberikan helmnya ke perempuan itu. Agus buru-buru memotret dari handphone setelah itu tertawa puas mendapatkan kebenaran yang selalu dia incar. Satu jam kemudian. "Sudah habis cap jaynya?" tanya Bagas setelah masuk ke dalam rumah dalam keadaan kotor dan tubuh lelah. "Belum. Kita pesan tiga porsi. Porsi kamu masih ada." tunjuk Andre dengan dagunya. "Motornya sudah selesai diperbaiki?" "Tetap tidak mau jalan, jadinya telepon orang bengkel dan dibawa." Bagas menatap makanannya dengan raut wajah lesu. Perutnya lapar, tapi ia harus membersihkan diri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN