Awan POV Dasar Awan Mendung sialan! Aku sangat merindukan ejekan itu. Padahal kau cuma seorang gadis berkemampuan setengah, tidak cerdas, jauh dari manis. Belum dengan serentetan sikap minus seperti, mudah menyerah, tidak percaya diri, juga keras kepala. Aku sangat jengkel dengan sikapmu yang seperti itu. Lalu, bagaimana caramu menyelamatkan dunia? Jauh di dalam lubuk hatiku, aku sama sekali tak mengenal diriku sendiri. Aku tidak paham mengenai perasaanku, aku bahkan tak yakin apakah diriku ini manusia. Semuanya telah direnggut dariku; hidupku, mimpiku, juga masa depanku. Itulah yang membuatku berpikir bahwa tidak ada harapan untukku. Tapi keadaan mulai berubah. Sejak awal berjumpa denganmu, aku mulai berpikir kembali tentang hidupku sebagai manusia yang singkat ini. Aku mulai merasa

