BAB 18

1142 Kata

“Terima kasih karena sudah mengantarku,” kata Aiko kepada Takumi ketika mereka sudah tiba di stasiun. “Keretaku akan datang sebentar lagi. Kau tidak perlu menungguku.” “Tidak apa-apa,” kata Takumi. Ia mengikuti Aiko masuk ke stasiun sambil menjinjing tas pakaian gadis itu. “Kau naik kereta apa?” “Kereta Nozomi. Itu yang paling cepat,” sahut Aiko. Ia duduk di salah satu kursi dan memeriksa tas tangannya, memastikan tiketnya sudah ada. Takumi duduk di kursi di sebelah Aiko, memperhatikan gerak-gerik gadis itu dengan tenang. Ia sempat menduga Aiko akan datang dengan koper besar, penuh barang bawaan seperti yang sering ia lihat pada orang lain ketika bepergian. Namun dugaan itu salah. Aiko hanya membawa sebuah tas tangan kecil dan satu tas jinjing berisi pakaian. Penampilan sederhana itu me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN