Ruangan direktur utama terasa lebih sunyi dari biasanya. Padahal biasanya juga sepi. Hanya saja Daffa merasa ada yang beda. Mungkin karena ada sesuatu yang berbeda sejak pertama kali dia bertemu dengan Eksas. Padahal hanya seorang cleaning service, tapi Daffa benar-benar terganggu. Daffa duduk di kursinya, mencoba fokus pada pekerjaan, tetapi pikirannya terus saja terganggu. Dia menyadari ada sesuatu yang hilang. Sesuatu yang biasanya tidak pernah ia pikirkan dua kali yaitu tentang kehadiran Eksas yang tiba-tiba dalam hidupnya. Dalam waktu singkat, Ekas mampu masuk dan mengacaukan pikirannya. Sebenarnya ada hubungan apa dirinya dengan Eksas? Sekuat apapun Daffa berusaha mengingat, tapi tidak bisa. Daffa sampai minum obat beberapa butir untuk menghilangkan sakit kepala yang terasa mampu me

