Hari ini Eksas tidak juga datang ke bekerja. Mau tidak mau, Daffa akan datang ke rumah Eksas. Panas terik siang itu tidak menghalangi langkah Daffa menuju rumah Eksas. Pikirannya penuh dengan berbagai pertanyaan yang menggema tanpa jawaban. Sudah beberapa hari Eksas tidak bekerja, dan ketidakhadirannya membuat Daffa semakin kalut. Saat tiba di depan rumah Eksas, Daffa memperhatikan pintu yang sedikit terbuka. Ia mengerutkan dahi. Kenapa pintunya dibiarkan terbuka? pikirnya. Perlahan, ia mengetuk pintu dan berseru, "Halo? Apa ada orang di dalam?" Tiba-tiba, seorang anak kecil muncul dari balik pintu. Itu Elzin, dengan wajah ceria dan polos khas anak-anak. "Om!" serunya, mengenali wajah Daffa yang familiar. Daffa tertegun sejenak, memandang anak itu. Wajahnya... sangat mirip denganku. Ia

