Aerilyn menatap gedung yang menjulang tinggi dengan cat putih. Gedung itu sudah didekorasi khusus untuk acara resepsi pernikahan. Gadis itu kembali mengecek tempat itu dengan lokasinya yang tadi diberikan oleh sang nenek. Ardo yang melihat kegelisahan sang kekasih, langsung menggandeng tangan gadisnya itu dan langsung menuntun untuk berjalan masuk. Mereka langsung saja menuju pelaminan, di sana terdapat Rani yang didampingi oleh seorang pria. Bisa dilihat usianya tidak jauh berbeda. Di sana juga ada Sari–nenek Aerilyn. Tiba-tiba saja Rani memeluk Aerilyn, membuat gadis itu hampir saja terhunyung ke belakang. Akan tetapi, gadis itu tidak membalasnya. Ia memang merindukan bahkan sangat menginginkan pelukan dari mamanya, ini adalah perdana pertama kalinya ia dipeluk oleh sang mama. Benar-

