"Ilyn, Sayang ... memangnya kondisi kamu sekarang ini udah benar-benar sembuh total? Kamu nggak ada keluhan semacam ada pusing atau masih kepikiran hal-hal buruk itu, 'kan? Kamu yakin hari ini udah mau sekolah?" tanya Julaeha dengan perasaan yang diselimuti ke khawatiran pada gadis itu. Aerilyn terkekeh merespon ucapan Bu Julaeha. Gadis itu benar-benar merasa terharu juga, memang siapa yang tak merasa senang ketika sangat diperhatikan sampai seperti itu? Apalagi sampai melarang ke sekolah lagi karena terlalu khawatir dengan kondisinya sekarang ini. Mungkin, terlebih lagi pada keadaan mental gadis itu. Namun, Aerilyn terus meyakinkan Bu Julaeha agar ia juga diijinkan untuk pergi ke sekolah. Ia sudah siap ke sana, meski di dalam hatinya terdapat keyakinan bahwa Ardo akan masih mengucilkann

