Aerilyn kini tinggal berdua dengan Julaeha di apartemen yang dulu diberikan oleh mama gadis itu. Hal ini dilakukan agar bisa membuatnya lebih tenang saja dan tak memiliki banyak gangguan dari Naira ataupun mama tirinya sendiri. Julaeha menatap gadis itu dengan penuh prihatin. Aerilyn yang biasanya terlihat ceria dan selalu cerita banyak hal untuk diobrolkan bersamanya, kini seakan sosok itu tiba-tiba menghilang. Mulai memperlihatkan dengan sisinya yang lain, yaitu penyendiri, tak mau diganggu. Hanya duduk diam sembari melamun, entah apa yang ada di pikiran gadis itu ia tak tahu. "Ilyn Sayang ... kamu belum makan loh dari pagi. Sekarang kita makan, yuk!" ajak Julaeha yang kini sudah duduk di samping Aerilyn sembari mengelus lembut surai rambut gadis itu dengan penuh kasih sayang. Aerilyn

