Aerilyn benar-benar berduka atas kehilangan sang nenek tercinta. Gadis itu bahkan masih merasa sangat lemas, sebenarnya ia ingin sekali menangis menjerit apalagi saat sang Mama selalu menyalahkan dirinya atas kehilangan neneknya. Ia selalu merasa ingin pingsan saja. Akan tetapi, kekuatan dari teman-temannya lebih besar. Setelah dari pemakaman, gadis itu diantar oleh Regan, Fano, Serly, dan juga Riana. Mungkin mereka akan menemani gadis itu di rumah Deni untuk sementara waktu, sebab ayah tiri gadis itu menyuruh mereka untuk menemaninya juga sementara. Di dalam rumah itu juga ada Julaeha yang dipanggil untuk bantu-bantu di sana. Julaeha bahkan memiliki rencana untuk membawa Aerilyn untuk tinggal di apartemen yang dulu diberikan oleh Mama dari gadis itu. Sebab ingin fokus untuk merawat da

