"Lyn, lo mau ke mana, hah?! Gak denger tadi gue minta tolong buat gosokin baju gue hah?! b***k lo? Siang nanti gue mau kuliah, tau!" bentak Naira seraya mencubit lengan Aerilyn, sehingga membuat sang empunya meringis. "Tapi Kak Nai, aku itu mau berangkat sekolah sekarang. Takutnya nanti gak dapet taksi, terus takut telat ke sekolah ... lagian kenapa enggak mintanya tadi malem aja?" tolak Aerilyn secara halus agar Naira tak tersinggung. Namun, namanya juga sebagai saudara tiri yang tak peduli padanya pasti ya tersinggung sedikit saja tak akan bisa terima. "Kalau masih mau tinggal di sini seenggaknya lo bisa berguna kek buat gue, harus mau kalau gue suruh. Lo ngerti gak, sih?! Udah, gue gak mau tahu pokoknya sekarang lo setrika baju gue. Daripada terus debat sama gue mending nyetrika biar

