"Mami bener-bener khawatir sama kamu Sayang. Kemarin kamu ke mana?" ujar Nani yang masih enggan melepaskan pelukannya. "Gak apa-apa Mami, aku baik-baik aja kok. Kemarin aku ke tempat yang biasa aku datengin buat menenangkan diri," jelas Aerilyn. Nani melepaskan pelukan mereka, ia menatap sendu gadis yang ada di depannya ini. "Maafin Ardo ya, Sayang. Tapi kalau kamu mau marahin dia, mau diemin dia gak papa kok, mau diapain juga dia sama kamu gak masalah sayang. Mami akan tetap dukung kamu! Asalkan, kamu jangan sampe putus sama dia, ya? Dia kemarin bener-bener enggak sengaja nyakitin kamu, tahu gak? Dia sampe nangis-nangis ke Mami karena gak berhasil nemuin kamu. Padahal setahu Mami dia gak akan gampang nangis " Aerilyn tersenyum singkat. Gadis itu mengangguk mengiyakan. Lagi pula, ia aka

