53

1850 Kata

"Ayang, kamu udah percaya kayak yang lain belum?" tanya Serly dengan lirih. Mata bulat gadis itu melirik Erina yang sedang dikelilingi oleh sahabat-sahabatnya. Mereka terlihat bercanda tawa, saling melemparkan guyonan yang selalu berhasil untuk mengocok perut mereka. "Percaya apa Sayang? Percaya bahwa cinta kamu ke aku itu tulus dari lubuk hati yang terdalam, hm?" kata Regan seraya terkekeh. Tangannya tentu saja tak tinggal diam untuk mengacak-acak rambut sang kekasih dengan gemas. "Ish, gak lucu tahu! Malah jadi sering gombal nih, kamu sekarang ... yaelah gak seru kalau lagi diajak serius kayak gini, deh! Maksud aku tuh, kamu percaya juga enggak kayak yang lain kalau Erina itu udah bener-bener berubah? Padahal kalau aku sendiri mah enggak sama sekali sih, soalnya udah paham dia gimana,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN