Sepulang sekolah Sean pergi bermain ke taman bermain komplek rumahnya. Di rumahnya sudah ada taman bermain tapi ia tak suka karena tempat bermainnya itu sepi tidak seperti taman komplek yang sangat ramai. Sore hari Sean bermain disana seperti biasanya. Dia bermain sepak bola dengan teman-temannya. Sean menendang bola tersebut terlalu jauh ia lalu berlari untuk mengambilnya kembali. Tapi pandangan matanya jatuh kepada perempuan berkuncir satu yang sedang malamun di ayunan. Sean memandangnya sebelum ia lari ke teman-temannya melanjutkan permainanya. Sampai selesai bermain Sean masih melihat gadis seumurannya duduk di ayunan sana. “ Sean ayok pulang.” panggil maminya. Sean menganguk ia lalu mengambil tangan maminya dan berjalan pulang. Jam menunjukan pukul 7 malam maminya menyuruhnya

