Gisel terkejut melihat penampilan Sean yang baru. Rambut laki-laki berubah menjadi warna pirang. Sean tersenyum melihat Gisel. Gisel berdebar. Senyum Sean sangat manis. Penampilannya sendiri alih-alih akan jogging ia lebih mirip oppa-oppa korea yang akan melakukan konser. Sean memakai kaos hitam dan celana jeans robek-robek. Kemeja flanelnya ia ikatkan di pinggangnya. Sean melepaskan topinya dan mengusap rambutnya. “Cepetan woy...” kata Sean. “Rambut baru... Sini gue lihat. Ck- ck- ck- ganteng banget.” goda Gisel dengan menyentuh wajah Sean. Sean menyentil kening Gisel. “Dari dulu gue emang ganteng.” balas Sean. “Naik.” suruh Sean yang kini ia membawa motor. Gisel hafal motor tersebut. Itu adalah motor Sean yang sering digunakannya balapan. Setaunya motor itu ada di rumahnya. Da

