"Maafkan saya ya, Mbah Sri. Saya nggak bermaksud bersikap kasar seperti tadi pagi," ungkap Karina tulus membuat orang tua itu paham dan mengangguk. "Tidak apa-apa, Saya paham ..." terang orang tua itu dengan lembut membuat Karina berpikir bahwa dia orang yang lembut. Gara tidak salah pilih mengenai pengasuh. Karena selain itu, Mbah Sri cukup ahli dibidangnya walaupun sudah sangat berumur. Meskipun Karina tetap saja tidak rela anaknya di bantu asuh oleh orang lain. Dia cukup sensitif karena masalah itu. Kedengeran sepele, tapi Karina sudah memikirkan. Mau tak mau memang dia akhirnya menerima kehadiran wanita tua pengasuh anaknya itu, tapi dilain hal dia hampir tidak pernah melepaskan Rafan dari sisinya. ***** "Siapa kalian?" tanya Rara kaget dengan kehadiran beberapa laki-laki yang

