"Perkenalkan ini Mbah Sri, mulai sekarang dia akan membantu menjaga Rafan," terang Gara serius. Karina terlihat kesal dan mendesah kasar. Tidak suka dengan keputusan suaminya yang sebelah pihak dan memaksakan kehendaknya sendiri. Kenapa masih cemberut seperti itu Karina, Mbah Sri sudah berumur kamu tidak mungkin cemburu karena dia perempuan bukan?" goda Gara dengan nada bercanda. Mbah Sri yang baru saja diperkenalkan pun terlihat tersenyum geli. Dia langsung berpikir nyonya-nya itu posesif dan pencemburu. Padahal sebenarnya Karina hanya keberatan soal pengasuh, karena dia benar-benar ingin membesarkan anaknya sendiri tanpa campur tangan orang lain. "Terserah saja, tapi kamu bisa memakai jasa Mbah Sri pada anakmu yang lain. Anak wanita kemarin, bukannya kalian punya anak? Jangan Raf

