Lima Tujuh

1493 Kata

La Vie terpana melihat seorang lelaki berseragam rumah sakit tengah duduk di ujung tangga rumahnya. Penasaran, ia mendekati orang tersebut kemudian berdiri di hadapannya. Ketika lelaki itu mengangkat wajahnya, La Vie dibut terkejut. Tak menduga orang asing itu tak lain adalah Aileen Aldari sendiri dengan penampilan menyedihkan. Wajahnya pucat, tanpa alas kaki dan rambut yang berantakan. Satu hal membuatnya heran. Apa yang dilakukan pria itu di sana seperti gelandangan dan bukan di rumah sakit seperti seharusnya? Meski setengah tak percaya, ia gembira laki-laki itu baik-baik saja. Ia cukup khawatir sekaligus merindukannya mengingat ia sama sekali tak punya kesempatan menemuinya. Bukan karena tak mau, namun kehadirannya begitu dibenci oleh keluarganya, terutama Nyonya Souza. La Vie hany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN