Sekat kaca bening setebal lima sentimeter dengan sepuluh bolongan kecil berbentuk lingkaran berada tepat di bagian tengah untuk membiaskan suara dengan baik meski masih terdengar seolah bak bisikan tipis-tipis. Ruangan temaram kecil tempat La Vie sedang duduk kini hanya disinari ventilasi kecil berbentuk kotak dengan baling-baling berputar pelan di sisi kiri atas tembok memantulkan bayangan tipis amat pudar. Suasana itu teramat sendu. Dinding penjara di belakangnya yang mengelupas berjamur membentuk garis memanjang yang serupa bentuk air mata jatuh. Pemandangan yang menggetarkan hati sampai membuat La Vie bergidik. Jika saja Sybil tak menolongnya saat ini, ia mungkin telah membusuk di sana, berjamur bersama lembapnya suasana penjara yang serupa jurang kesepian. Kaki kursi berderit pilu.

