Karma Sang Pelakor

1234 Kata

"Lagi lihat apa sih? Serius banget," tegur Sonya saat sedang membereskan alat yang baru saja dari alat sterilisator. David bergeming, begitu serius sampai tidak menyadari kehadiran Sonya sedari tadi. Matanya masih terus terfokus dengan layar monitornya dengan tangan kiri menopang dagunya. Sonya meletakkan alat-alat yang sudah ditatanya kemudian berjalan mendekati meja kerja David. Wajah Sonya berubah tatkala melihat apa yang dilihat David di layar komputernya. "Kamu akan melamar ke rumah sakit lain? Kenapa?" tanya Sonya bingung. David tersentak mendengar suara Sonya yang kini berada di dekatnya. Dengan cepat ditutupnya jendela laman pencariannya di layar komputer. "Ada apa, Sayang?" tanya David yang baru tersadar. "Kamu berencana pindah ke rumah sakit lain? Kenapa?" David memutar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN