BAB 38 - GENDIS BERUBAH

1381 Kata

Karto bergegas masuk ke dalam bilik kamar Gendis dan melihat gadis itu yang sudah siuman sedang ditemani oleh Marni, abdi dalem yang lain. “Nah, kamu sudah siuman ternyata! Marni, ngapain kamu di sini?” “Maaf, Lik Karto. Hamba cuma nganter wedang jahe buat Gendis, biar agak segeran. Hamba pamit dulu, ayok Gendis aku keluar dulu.” Perempuan itu bergegas pergi dari bilik kamar Gendis, meninggalkan gadis itu bersama Karto. “Ada apa, Lik Karto?” tanya Gendis lemah, suaranya sudah kembali tenang. “Gusti Endah Suryawinata memanggilmu. Katanya kamu harus segera mencari teks kuno di perpustakaan. Teks tentang Sumpah Kasta, untuk persiapan Raden Ajeng Lintang,” ujar Karto lugas, suaranya tajam. “Kamu sudah sehat, ‘kan? Cepat! Jangan sampai terlambat!” Gendis menelan ludah dan teringat pada tek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN