BAB 35 - PELAJARAN SEJARAH

1502 Kata

“Gendis! Gusti Putri Kanjeng Endah Suryawinata memanggilmu! Kamu harus segera datang ke kamarnya. Sekarang juga!” Gendis menelan ludah, sepertinya ini jebakan. Gusti Endah tidak pernah memanggilnya selarut ini. Bagas melihat ke sekeliling ruangan sempit itu, tidak ada tempat untuk bersembunyi. “Jangan buka pintunya, Gendis!” bisik Bagas memohon sambil bangkit dan terduduk di ranjang, memegang lengan gadis itu. “Mas Bagas, aku harus pergi dan kamu juga harus segera pergi dari sini. Kalau mereka tahu Mas Bagas ada di kamarku, Gusti Endah dan Lik Karto pasti akan membunuh kita berdua!” Gendis mendesak. Penjaga itu mengetuk lagi, lebih keras. “Cepat, Gendis! Atau saya akan mendobrak pintu ini! Saya buka kuncinya!” Gendis harus bertindak cepat, dilihatnya ke bawah ranjang lalu berkata, “Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN