Ezra mendengar suara seperti sedang di aduk-aduk, ia mengernyit ketika suaranya membuatnya pusing. Beberapa menit kemudian, suara-suara yang ia dengar tadi tidak lagi terdam. “Ezra?” panggil Aisyah. Ezra tidak menjawab panggil Aisyah, pria itu menutup mulutnya rapat-rapat agar tidak bersuara. Ia sudah puas tertawa tadi, menertawakan sikap cuek Aisyah. Kelihatan sekali jika Aisyah bersikap defensive kepada pria yang sedang makan bersamanya. “Ezra, aku tahu kamu masih mendengar suaraku.” Ucap Aisyah untuk kedua kalinya. Ezra akhirnya bersuara, ia tidak mau membuat gadisnya kesa. Oh, apakah ia benar-benar bisa memanggil Aisyah sebagai gadisnya? “Iya, Ay. Aku masih di sini.” Jawab Ezra. Ezra mendengar Aisyah tertawa, tetapi ia sedikit tidak suka karena gadis itu sedang tertawa di depan

