Sayang boleh, tapi jangan terlalu possesif . . . "Bim? Bimo!!" Panggil Zara. Bimo tidak ada diruang tamu. "Gaf, Bimo nggak ada. Disini cuma ada 3 kamar. Kamar satunya nggak pernah dibuka, itu cuma buat tamu. Dia nggak mungkin disitu." Ucap Zara. "Mencar aja deh, gue ke taman belakang ya," Gaffa pun langsung pergi menuju taman belakang rumah Zara. "Duh, Bimo ngapain sih pake masuk segala. Bukannya ketok dulu." Gerutu Zara sambil berjalan mencari Bimo. "Bimo!!, Kak Zara mau ngomong dulu bentar, Kakak nggak bakal ngomelin kamu kok. Kakak janji!" Bimo akhirnya keluar dari gudang. Entah apa yang dia lakukan didalam gudang. Apa hanya untuk mengurung diri karena terkejut? "Kak?" Panggil Bimo agak pelan. Zara menoleh. "Bimo?" Zara pun menghampiri Bimo, karena Bimo sudah tahu, Zara haru

